Aku mengerti perjalanan hidup yang kini kau laluiKu berharap meski berat, kau tak merasa sendiriKau telah berjuang menaklukkan hari-harimu yang tak mudahBiar ku menemanimu membasuh lelahmuIzinkan kulukis senja mengukir namamu di sanaMendengar kamu bercerita menangis, tertawaBiar kulukis malam bawa kamu bintang-bintangTuk temanimu yang terluka hingga kau bahagiaAku di sini walau letih, coba lagi, jangan berhentiKu berharap meski berat, kau tak merasa sendiriKau telah berjuang menaklukkan hari-harimu yang tak indahBiar ku menemanimu membasuh lelahmuIzinkan kulukis senja mengukir namamu di sanaMendengar kamu bercerita menangis, tertawaBiar kulukis malam...bawa kamu…
Hari ini saya cengeng lantaran berulang kali memutar lagu melukis senja yang dinyanyikan ulang oleh Kefas Zebua (saudara Mba Tabita 💕💕💕). Lagu mendayu penuh semangat yang ditujukan untuk pasien kanker yang berlatar belakang rumah sakit Sardjito Yogyakarta ini jelas mengingatkan saya pada mereka para pejuang kanker. Bukan hanya pasien yang berjuang namun juga keluarga besarnya.
Jujur tiap kali harus menjelaskan penyakit kanker pada orang tua, saya selalu tidak dapat menjawab pertanyaan mereka.
"Kok bisa anak saya kena kanker? "
"Kenapa harus anak saya? "
"Kok bisa padahal anak saya sehat sebelumnya"