Showing posts with label Residen Anak. Show all posts
Showing posts with label Residen Anak. Show all posts

Monday, March 8, 2021

Resensi: Algazel, Bayi Tangguhku (Kisah nyata pasienku)

Mama Imtiyaz...begitu saya mengenal wanita muda berkerudung yang anaknya dirawat di salah satu bangsal di rumah sakit tempat saya belajar (baca:masih residen). Nama lengkap pasien itu adalah Imtiyaz Zuhdi Algazel, artinya seorang anak pilihan yang memiliki keistimewaan.  Bayi laki-laki tangguh yang menjadi sumber kekuatan bapak ibunya. Kami memang biasa memanggil nama pasien dengan nama depan supaya tidak tertukar satu dengan lainnya. Jadi ada kalanya saya lebih hafal nama pasien dibanding nama orang tuanya. Imtiyaz ternyata punya nama panggilan tersendiri dari orang tuanya, dipanggil Thole atau Algazel. 


Buku ajaib yang ditulis oleh mama hebat, bercerita tentang anak tangguh!

Pertemuan pertama saya dengan Gazel tentu saja di rumah sakit, ketika dia berulang kali kejang dan berulang kali mondok.  Saat itu saya baru saja selesai dari cuti panjang melahirkan dan menyusui (6 bulan) sehingga saat bertemu Gazel, saya punya kesamaan dengan mamanya, sama-sama sedang berjuang memerah ASI.  Saat itu saya masih berjaga di bangsal tempat dimana Gazel dirawat, sehingga ASI perah pun saya titipkan di tempat yang sama dengan ASI mama Gazel. Sebagai sesama ibu, kami tidak berbeda, sama-sama berjuang memberikan ASI untuk anak kami.  

Thursday, April 30, 2020

Cara Membuat STR Dokter Spesialis

Selamat sudah sampai di tahap ini, artinya para TS (teman sejawat) semua sudah one step closer untuk berpraktek. Sebenarnya cara membuat STR ini (setelah dijalani) keseluruhan proses onlinenya sangat mudah, namun tetap saja di awal-awal bingung mau mulai dari mana dulu.
Ini adalah panduan dari KKI versi lengkap namun jika anda tidak punya cukup waktu banyak untuk membacanya, mari saya ringkaskan di tulisan ini.  Semua dilakukan dengan cara ONLINE dan gak pakai ngirim-ngirim dokumen via pos lagi.











Monday, December 10, 2018

Hampir Sampai Di Ujung Jalan

Ibaratnya orang ikut marathon, sedikit lagi adalah kata yang tepat jika setelah berlari jauh lalu kamu dapat melihat garis finish. Iyah, sedikit lagi itu patokannya jelas dimana kamu bisa melihat tujuan akhir yang ingin diraih. Dalam hal ini kalau orang sekolah ya tujuannya lulus, jelas dan dapat diukur. Perkara ada hambatan di tengah jalan, ya wajar. Ibarat marathon di tengah jalan terasa terengah-engah itu wajar, rasa ingin menyerah atau berhenti saja juga wajar. Hal manusiawi karena sejatinya kami ini memang lemah. Bangkit lagi adalah yang membedakan dengan pecundang. Menyelesaikan apa yang sudah kami mulai. 


Melewati masa pelatihan LPDP-PPDS Angkatan Pertama, demi kuliah PPDS dengan beasiswa

Memberikan yang Terbaik, Itulah Balas Jasa Kami untuk Guru Kami

Memberikan yang TERBAIK, itulah kami.

Dari awal kami masuk, kami menjalani berbagai rangkaian ujian yang tidak mudah. Ujian bahkan sudah dimulai dari sebelum kami memutuskan untuk memilih UGM.  Hingga tahap demi tahap ujian tulis, jurnal, kesehatan, anamnesis,pemeriksaan fisik dan wawancara terlampai dan nama kami berada di sana, yah di Pengumuman Kelulusan Residen Baru.


dr.Riyu dan dr.Nadia masuk dalam peringkat lima besar Ujian Nasional 2017

Welcome Residen Anak TIGA Angkatan (Jan 2018, Juli 2018 dan Januari 2019)

Wow....saya baru sadar terakhir posting november 2017, lebih dari setahun yang lalu. Artinya saat ini sudah ada dua batch residen anak yang baru neh. Angkatan Juli 2018 dan Januari 2019. Cool....Selamat yak. Diterima residensi hanya langkah awal saja, masih ada ratusan bahkan ribuan langkah lagi tuk keluar dengan gelar spesialis anak (semoga tepat waktu).


Semoga betah yak, saling bahu membahu sesama teman seangkatan supaya beban di pundak berkurang. Kalau lelah fisik, wajar karena masih junior. Nanti makin naik tingkatan makin berkurang lelah fisiknya, digantikan lelah mental. Tapi seru sih, punya keluarga baru. Kalau lelah sudah tidak tertahankan, back to real families biasanya bisa jadi booster. Eit, para jomblo jangan khawatir karena sekolah bisa mendekatkan diri pada jodoh loh (bisa menjauhkan juga). Mari kita bahas yang positif aja ketika sekolah malah nemu jodoh. Banyak juga loh yang cinlok (biar makin semangat). Jadi bisa aja ntar pas lulus yang awalnya jomblo udah ditemenin suami atau malah anak (saya tunjuk jari).  Atau yang tadinya masih punya anak satu eh taunya pas lulusan udah nambah lagi. Seru kan...produktif gitu, mengejar dunia akhirat.

Nah ini dia residen anak angkatan Januari 2018. Alhamdulillah sudah ketemu yak. Sekarang malah mereka udah jadi madya loh.

Thursday, September 7, 2017

Serius Mau Sekolah Lagi Jadi Dokter Spesialis, Hadapi 3 Hal Ini Dulu

"Serius mau sekolah lagi?" ini pertanyaan pertama yang biasanya saya dengar ketika awalan saya mengutarakan niat untuk mendaftar jadi residen


"Serius mau sekolah?
"Serius mau hidup susah?"
"Berat hidupnya loh"
"Gak digaji loh"
"Kudu punya duit banyak"
"Duh ntar makin jarang kumpul keluarga"
"Alah wis tua...udah gini aja gak usah neko-neko"
"Suwi...sekolahnya lama. Minimal 4 tahun, kalo lulus cepet"


Dan pastinya komen-komen berikutnya lebih kejam lagi. Coba ingat-ingat kembali ketika anda mengutarakan niatan itu kepada (siapapun). Saya pastikan 80% komentar di atas akan didapatkan dan hanya sedikit yang akan bilang begini 

"Semoga sukses ya"


Thursday, June 15, 2017

Finally, ini dia Residen Anak UGM Periode Juli 2017

Selamat untuk yang akhirnya berhasil diterima sebagai Residen Anak UGM periode Juli 2017. Akhirnya pengumuman juga kan. Konon sebagai residen anak hanya dua kali gegap gempita terjadi yaitu saat pengumuman keterima sebagai residen dan yang kedua saat lulus ujian akhir. Selebihnya, tetes-tetes air mata akan banyak menggenang. Tapi seru kok karena banyak temennya.

Friday, April 28, 2017

Kartini Sejati ala Residen Anak

"Selamat Hari Kartini dok" ucapan dari pasien menyadarkan saya jika ada yang berbeda di hari Jumat, 21 April 2017 ini. Hari Kartini, begitulah hari ini dirayakan.



Adakah yang berbeda dari kami para residen anak? Saya mengamati diri saya dan memang hari ini pakaian yang saya kenakan berbeda dari keseharian.

Saturday, January 28, 2017

Suka Duka Jadi Residen, Dokter yang Sekolah Lagi

Tulisan ini sebenarnya sudah lama ingin dibuat tetapi (again) karena mengalami beberapa hambatan, tulisan ini baru bisa muncul sekarang. Kenapa sekarang? well, jujur saat menulis ini kondisi fisik lagi ada di titik drop, minum obat, bolak balik cek suhu badan sendiri, dan juga mencuri sedikit tidur sampai akhirnya menulis kembali (blog ini). So, maafkan jika tulisan ini terkesan mellow.

Saya coba tuk flashback ketika saya masih berada di luar Jawa dan mimpi untuk sekolah lagi itu muncul karena ada LPDP yang memfasilitasi dan kebetulan menjadi angkatan pertama dokter spesialis LPDP. Dan tidak terasa sudah hampir dua tahun (separuh jalan) menjalani dunia residensi ini. Suka duka pasti banyak. dan foto ketika saya masih di dunia lain ini seakan menyadarkan langkah kaki kita sedikit lagi sampai di finish line. Ini berguna sekali sebagai booster karena di luar sana masih banyak yang "rebutan" ingin berada di posisi kami residen tetapi belum berjodoh.


Resolusi LPDP yang terwujud, masuk PPDS Anak pada Juli 2015

Sunday, December 25, 2016

Siapa 12 nama Residen BARU PPDS Anak UGM 2016?

Setelah menantikan detik-detik pengumuman yang menguras konsentrasi karena khusus tahun ini memang "website UGM" mundurnya 2 minggu dari yang dijadwalkan dalam memberi pengumuman, akhirnya muncul 12 nama residen yang akan melangkah menuju RS Sarjito.

SELAMAT untuk 12 rekan sejawat yang lolos dan berhasil di terima di Residensi Anak UGM Periode Masuk Februari 2017. Rasanya pasti luar biasa, gabungan antara bahagia,deg-degan dan juga sedih. Apapun rasanya, selamat sekali lagi karena berhasil diterima di PPDS Anak UGM. Penguman lengkapnya di sini

Siapa saja 12 orang yang beruntung kali ini, check it dot:   

Friday, August 5, 2016

PPDS UGM Periode Januari 2017 DIBUKA!

Halohaaaa....tuk yang pengen jadi residen UGM periode Januari 2017, hayuuk segera mempersiapkan diri. Lihat jadwalnya baik-baik karena pendaftaran hanya dibuka dari 15 Agustus-15 September. Sebulan doang guys...dan itu artinya semua syarat yang diminta UGM harus dipenuhi. Tanggal  15 September 2015 adalah batas terakhir pengiriman berkas yang DICAP POS. Kali ini berkas sudah tidak lagi boleh diantarkan langsung ke KPTU yak melainkan wajib melalui cap pos saja. Nah semua syarat lengkap masih sama, pernah saya posting di sini

Sunday, July 10, 2016

Uniknya Residen Anak Bulan Ramadhan


Ini tahun pertama saya menjalani puasa sekaligus lebaran di residensi PPDS Anak UGM. Walau sebelumnya hampir 10 tahun ini saya selalu puasa dan lebaran tanpa kumpul langsung dari keluarga, sensasi lebaran kali ini beda karena jadi residen.  Walau sama-sama menjaga pasien, tetap saja puasa pertama residensi ini unik dan seru.Apa aja yang terasa beda, ini dia

Tuesday, June 21, 2016

Pengumuman 15 Residen Baru PPDS Anak UGM Juli 2016

SELAMAT untuk 15 rekan sejawat yang lolos dan berhasil di terima di Residensi Anak UGM Periode Juli 2016, tepat setahun setelah saya masuk. Rasanya pasti luar biasa, gabungan antara bahagia,deg-degan dan juga sedih. Apapun rasanya, Selamat sekali lagi karena dari 31 pendaftar yang lolos administrasi, nama anda muncul sebagai penerus tongkat estafet kami semua nantinya. Siapa saja 15 orang yang beruntung kali ini, check it dot:   



Monday, June 13, 2016

Di Balik Layar: Pengumuman PPDS Anak UGM

Tuk yang sedang dag dig dug der menunggu hasil pengumuman kelulusan PPDS UGM, silakan dilanjutkan membaca tulisan ini.


Setahun. Yap, it's already almost a year being pediatric resident. Saya masih ingat tepat setahun lalu saya galau menunggu pengumuman ppds. Tentu hanya ada dua, diterima atau belum. Pasalnya, menjadi spesialis tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, tidak berani terlintas di benak saya. Siapalah saya ini? Hasil merantau di berbagai pulau tidak pernah terkumpul dalam bentuk tabungan yang memungkinkan saya masuk ppds. Sungguh mati, sampai membayangkannya saja tidak berani. 

Saturday, April 9, 2016

Pengumuman PPDS Anak UGM Lolos Administrasi Periode Juli 2016

Wah gak terasa sudah hanpir setahun share tentang LPDP dan PPDS Anak. Untuk rekan-rekan sejawat yang berhasil lolos administratif ujian PPDS Anak UGM periode Juli 2016, saya ucapkan selamat. Alhamdulillah jumlahnya bertambah jadi 31 sejawat dibanding semester sebelumnya hanya 25 orang. 




Friday, October 16, 2015

Pengumuman Sejawat yang Lolos Administrasi PPDS Anak UGM (Okt15)

Selamat untuk 25 rekan sejawat yang sudah lolos tahapan administrasi dan melaju lanjut ke tahap utama, apalagi kalau bukan UJIAN. Siapa saja yang beruntung mendapatkan kursi tersebut, silakan dilihat dimari. Tips lanjutan kunjungi laman Facebook saya.



Thursday, August 27, 2015

Pendaftaran UGM Periode Januari 2016 Tutup 5 September 2015

Hi guys....balik lagi bareng dengan saya Avis. Bagi yang ingin mendaftarkan diri di PPDS UGM Periode Januari 2016, check it dot yak tanggal 5 September 2015 adalah batas terakhir pengiriman berkas yang DICAP POS. Kali ini berkas sudah tidak lagi boleh diantarkan langsung ke KPTU yak melainkan wajib melalui cap pos saja.








































Friday, August 14, 2015

Tips Persiapan Ujian PPDS Anak di UGM (Part 2-end)

Silakan baca tips di part pertama sebelum menuju part ini. Nah memasuki bagian inti. Untuk apa belajar keras jika nantinya tidak ikut semua rangkaian ujian ini. Eit jangan salah, ada loh kisah-kisah yang di tengah ujian mundur karena misal anaknya sakit atau kendala lainnya. Jadi saya percaya doa itu elemen penting termasuk berdoa supaya dapat menuntaskan rangkaian ujian dengan baik.

Ujian di UGM enaknya itu dalam seminggu habis alias kelar. Tidak ada susulan setelahnya dan tidak pakai sistem gugur tahap demi tahap. Gak enaknya, seminggu itu akan terasa sangat berat. Bagi yang mau ambil anak, dilarang melirik atau membandingkan sistem ujian dengan bagian lain. Maklum dengan jujur saya akui ujian anak di UGM ini berat kawan.


Wednesday, August 12, 2015

Tips Persiapan Ujian PPDS Anak di UGM (Part 1)

Ketika menuliskan ini saya masih dalam masa penantian pengumuman kelulusan ujian Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anak yang saya ikuti di Universitas Gadjah Mada (UGM) 20-24 April 2015 lalu. Lalu tulisan ini saya revisi ketika saya sudah menjalani program residensinya.  Sama seperti ketika menuliskan Tips dan Triks Lolos Beasiswa LPDP PPDS, tulisan ini muncul dengan niat tulus untuk berbagi. Saya menyadari ujian PPDS untuk diterima masuk dan belajar selama 4-5 tahun menjadi dokter spesialis itu bukan hal mudah. Namun bukan berarti tidak dapat ditembus. Oleh karenanya saya beberkan persiapan di balik layar dan suasana ketika ujian berlangsung. Tentu saja hal ini berbeda antara universitas satu dengan lainnya. Karena saya mencoba di UGM maka pengalaman berbagi kali ini adalah tentang UGM. Pengalaman ini sifatnya subyektif dari kacamata saya ditambah informasi ngobrol kanan kiri. Walau banyak juga yang lolos tanpa rentetan persiapan yang akan saya tulis nanti.


Wednesday, August 5, 2015

Ayo Daftar PPDS UGM Jan 2016

Silakan untuk sejawat yang ingin mendaftar PPDS di UGM periode masuk Januari 2016, sudah dibuka dan ini persyaratan lengkapnya. Mulai di angkatan saya (Juli 2015) inilah pertama kali sistem WAJIB dikirim via POS dan tidak lagi boleh mengantar langsung ke KPTU. 

Semua info detail ada di sini.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...