Tuesday, October 13, 2015

Tips Membuat Essay LPDP Khusus PPDS


Menulis essay untuk keperluan mendaftar beasiswa bukan hal sulit sebenarnya, tapi juga tidak bisa dianggap gampang apalagi mengampangkan dengan membuatnya mendekati deadline. Khusus untuk para pencari beasiswa LPDP, ada dua essay yang harus dibuat yaitu berjudul Peranku Bagi Indonesia dan Kesuksesan Terbesarku.

Tulisan ini kembali saya tulis setelah saya memflashback tiga bulan lalu saya pernah menjadi pembicara dan share secara oral sebuah diskusi pengenalan LPDP di FK Unsoed. Yup, sebagai alumni Universitas Jenderal Soedirman, suatu kebanggaan akhirnya saya bisa memenuhi undangan setelah entah sekian kalinya tidak pernah cocok jadwalnya. Lebih beruntungnya saya bertemu dengan kedua rekan lama dalam organisasi dan juga sesama penerima beasiswa LPDP khusus dokter spesialis yaitu dr. Faza dan dr. Adi Bestara. Kami bertiga buka-bukaan cara lolos beasiswa LPDP juga cara nembus PPDS.

Nah, kali ini hasil diskusi tersebut saya sarikan dalam bentuk tulisan. Pembahasan ini sepenuhnya dari saya tanpa ada sumber khusus atau ilmiah, jadi sifatnya hanya empiris.





















Be Yourself
Essay adalah gambaran hidup calon penerima beasiswa. Artinya, essay satu orang jelas akan berbeda dengan orang lain. Arti kesuksesan antar orang pun berbeda-beda. Saya telah membaca dan memberi masukan banyak essay orang lain yang juga berjuang tuk LPDP. Dari membaca berbagai essay tersebut saya dapat mengambil kesimpulan hal sederhana dapat dikemas secara menarik jika bagi penulisnya itu memang arti kesuksesannya.

Seperti contoh,  bagi yang secara ekonomi kekurangan dan lulus kuliah dengan IPK bagus adalah hal luar biasa mungkin tampaknya akan biasa-biasa saja jika dibaca oleh pelajar yang tidak pernah merasakan kuliah sambil mencari uang. Atau kebalikannya, bagi  yang berkecukupan keuangan, menikmati momen dapat tinggal di tempat terpencil dan jauh dari keluarga mungkin menjadi hal kesuksesan terbesar. Karena cara pandang yang berbeda itulah, saya jarang berkomentar arti kesuksesan. Terkadang yang saya sering kali tekankan adalah alur cerita, runtut, enak dibaca, dan tidak bolak balik. Pengulangan kalimat pun biasanya akan saya komentari.

Fokus
Hal lain yang sering menjadi sumber kesalahan adalah tidak fokus pada satu sumber kesuksesan saja. Memang bukan hal mudah untuk mengambil hanya satu saja arti sukses dalam seumur hidup yang sudah kita jalani. Tapi dari banyak benang merah, usahakan satu point saja. Misalnya ingin mengangkat kesuksesan membuat orang tua bahagia, maka gali lagi, bahagia karena apa. Apakah karena lulus tepat waktu, IPK tinggi, atau dapat menaikkan haji dengan uang hasil kerja sendiri. Atau bagi yang ikut banyak organisasi, ambil benang merah kesuksesan terbesar, jangan semua organisasi di tulis suksesnya. Bisa jadi sukses terbesarnya dapat membagi waktu antara akademi dan oraganisasi dibuktikan dengan lulus tepat waktu dan mewakili menjadi duta organisasi.

Bahkan ketika yang sudah berkeluarga pun jangan berkecil hati. Menjadi orang tua apalagi ibu dan dapat memberikan ASI ekslusif bagi saya juga merupakan kesuksesan terbesar seorang ibu. Tidak perlu ragu menceritakan hal tersebut. Sungguh, apapun kesuksesan anda, silakan ceritakan dengan fokus.

Drama Queen Boleh asal Jujur
Dulu saya berpikir saya orang paling menyedihkan karena harus bekerja ketika kuliah tapi setelah membaca banyak essay para pencari beasiswa lpdp yang ingin essaynya diberi masukan, saya menemukan ada banyak pejuang yang lebih dari pada saya di luar sana. Ada yang terpaksa tinggal di mushola lantaran tidak mampu lagi membayar uang kos di detik-detik terakhir kuliah, ada pula yang harus bekerja siang malam demi sekadar bisa lulus. Ada pula yang dari kecil rumahnya berpindah-pindah lantaran terkena gusuran. Atau ada juga yang menjadi korban perpisahan orang tua.  Sungguh saya merasa diri saya beruntung mendapat kehormatan membaca berbagai essay tersebut. Ternyata di luar sana masih banyak kisah yang dapat meluluhkan hati. Bagi sebagian orang mungkin hal tersebut terlihat seperti drama queen atau sinetron di telivisi. Tapi bagi saya, kenyataan seperti memang masih ada. Untuk itulah, bagi saya penting menjadi jujur atas diri sendiri sejauh mana perjuangan hidup yang telah dilakukan.



Semua Essay Unik
Saya sering kali mendapat todongan untuk mengirimkan contoh essay yang pernah saya buat ketika mendaftar LPDP bagian Dokter Spesialis. Pada dasarnya semua essay adalah unik sehingga ada baiknya yang meminta telah membuat essaynya sendiri dan saya hanya membaca atau berperan menjadi pemberi masukan. Namun, mungkin bagi sebagian orang pintar di luar sana, saya asumsikan para dokter itu pintar-pintar, membuat essay menjadi pekerjaan sulit.

Beruntung salah satu rekan saya ketika sama-sama tugas di Timika, dr.Pamela Sidharta yang juga berhasil lolos menjadi awardee LPDP Dokter Spesialis angkatan ke-5 berkenan untuk share essaynya. Tidak ada patokan baku dalam menuliskan essay tapi asalkan memenuhi kriteria 3 di atas tidak menjadi masalah.

Biasanya hampir sebagian besar bagian medis terutama dokter spesialis ikut memasukkan ranah "khas spesialisasinya" ke dalam tulisan essay entah di bagian Kesuksesan Terbesar atau Peran Bagi Indonesia. Hal tersebut sebenarnya tidak mutlak, karena silakan saja menjadi anti mainstream. So, tidak lagi ada alasan bingung membuat essay yak. Silakan dilihat contoh essay dokter Pamela.





Contoh essay Kesuksesan Terbesar (thanks to dr.Pamela)





Bagi yang membutuhkan masukan dari essay yang telah dibuat, silakan bisa email ke avis.indonesia@gmail.com


Cheers
Avis

2 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...