Monday, December 10, 2018

Hampir Sampai Di Ujung Jalan

Ibaratnya orang ikut marathon, sedikit lagi adalah kata yang tepat jika setelah berlari jauh lalu kamu dapat melihat garis finish. Iyah, sedikit lagi itu patokannya jelas dimana kamu bisa melihat tujuan akhir yang ingin diraih. Dalam hal ini kalau orang sekolah ya tujuannya lulus, jelas dan dapat diukur. Perkara ada hambatan di tengah jalan, ya wajar. Ibarat marathon di tengah jalan terasa terengah-engah itu wajar, rasa ingin menyerah atau berhenti saja juga wajar. Hal manusiawi karena sejatinya kami ini memang lemah. Bangkit lagi adalah yang membedakan dengan pecundang. Menyelesaikan apa yang sudah kami mulai. 


Melewati masa pelatihan LPDP-PPDS Angkatan Pertama, demi kuliah PPDS dengan beasiswa

Sedikit lagi, bertahan sedikit lagi. Sambil mengingat semua masa menyenangkan yang pernah dijalani bersama. Masa dimana masih dikelilingi teman-teman dan para guru tempat bertanya. Masa dimana masih bisa minta tolong kanan kiri. Masa yang akan dirindukan, katanya yang sudah menjalani dan melalui sih begitu.
Zaman masih koas anak bro....gak nyangka udah mo kelar dokter anak
Zaman di Sumba, main kesana sebelum daftar PPDS 




Zaman di Papua dan kebelet sekolah


Foto bareng seangaktan sebelum mulai perang, masih unyu-unyu dan penuh euforia bahagia. Belum tahu dia...

Memberikan yang Terbaik, Itulah Balas Jasa Kami untuk Guru Kami

Memberikan yang TERBAIK, itulah kami.

Darai awal kami masuk, kami menjalani berbagai rangkaian ujian yang tidak mudah. Ujian bahkan sudah dimulai dari sebelum kami memutuskan untuk memilih UGM.  Hingga tahap demi tahap ujian tulis, jurnal, kesehatan, anamnesis,pemeriksaan fisik dan wawancara terlampai dan nama kami berada di sana, yah di Pengumuman Kelulusan Residen Baru.


dr.Riyu dan dr.Nadia masuk dalam peringkat lima besar Ujian Nasional 2017

Welcome Residen Anak TIGA Angkatan (Jan 2018, Juli 2018 dan Januari 2019)

Wow....saya baru sadar terakhir posting november 2017, lebih dari setahun yang lalu. Artinya saat ini sudah ada dua batch residen anak yang baru neh. Angkatan Juli 2018 dan Januari 2019. Cool....Selamat yak. Diterima residensi hanya langkah awal saja, masih ada ratusan bahkan ribuan langkah lagi tuk keluar dengan gelar spesialis anak (semoga tepat waktu).


Semoga betah yak, saling bahu membahu sesama teman seangkatan supaya beban di pundak berkurang. Kalau lelah fisik, wajar karena masih junior. Nanti makin naik tingkatan makin berkurang lelah fisiknya, digantikan lelah mental. Tapi seru sih, punya keluarga baru. Kalau lelah sudah tidak tertahankan, back to real families biasanya bisa jadi booster. Eit, para jomblo jangan khawatir karena sekolah bisa mendekatkan diri pada jodoh loh (bisa menjauhkan juga). Mari kita bahas yang positif aja ketika sekolah malah nemu jodoh. Banyak juga loh yang cinlok (biar makin semangat). Jadi bisa aja ntar pas lulus yang awalnya jomblo udah ditemenin suami atau malah anak (saya tunjuk jari).  Atau yang tadinya masih punya anak satu eh taunya pas lulusan udah nambah lagi. Seru kan...produktif gitu, mengejar dunia akhirat.

Nah ini dia residen anak angkatan Januari 2018. Alhamdulillah sudah ketemu yak. Sekarang malah mereka udah jadi madya loh.




Nah ini dia residen anak angkatan Juli 2018. Alhamdulillah sudah ketemu yak.




Yang ini gres baru banget...angkatan Januari 2019. Belum ketemu tapi tenang aja hitungan hari akan bertemu.



Nah....yang pengen nyusul jangan khawatir. Seatnya masih banyak. Silakan daftar dan menjadi bagian dari kita. Semuanya sudah lengkap lengkip ada di sini infonya. Kok rajin banget sih mba nulis dan bagiin info? Karena ketika mati, yang tertinggal hanya tulisan sebagai amal jariyah. Semoga bermanfaat. Lihat disini yak tips masuk PPDS anak (Part1) dan (Part2). Bisa juga pake beasiswa LPDP disini


Semangat Berjuang
Kami menantimu


Avis



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...