Friday, October 16, 2015
Tuesday, October 13, 2015
Tips Membuat Essay LPDP Khusus PPDS
Menulis
essay untuk keperluan mendaftar beasiswa bukan hal sulit sebenarnya, tapi juga
tidak bisa dianggap gampang apalagi mengampangkan dengan membuatnya mendekati
deadline. Khusus untuk para pencari beasiswa LPDP, ada dua essay yang harus
dibuat yaitu berjudul Peranku Bagi Indonesia dan Kesuksesan Terbesarku.
Tulisan
ini kembali saya tulis setelah saya memflashback tiga bulan lalu saya pernah
menjadi pembicara dan share secara oral sebuah diskusi pengenalan LPDP di FK
Unsoed. Yup, sebagai alumni Universitas Jenderal Soedirman, suatu kebanggaan
akhirnya saya bisa memenuhi undangan setelah entah sekian kalinya tidak pernah
cocok jadwalnya. Lebih beruntungnya saya bertemu dengan kedua rekan lama dalam
organisasi dan juga sesama penerima beasiswa LPDP khusus dokter spesialis yaitu
dr. Faza dan dr. Adi Bestara. Kami bertiga buka-bukaan cara lolos beasiswa LPDP
juga cara nembus PPDS.
Friday, September 18, 2015
Mengenal Malaria di Papua Lebih Dekat
“Mama…Obat lironggo nanu”
“Kagalu kelak lirogon wagapuul”
Samar tapi pasti kalimat tersebut terdengar ketika saya menginjakkan kaki bersama tim Posyandu di tanah Papua. Para tenaga kesehatan yang bercengkrama langsung dengan para ibu hamil seringkali mengulang kalimat di atas.
Thursday, August 27, 2015
Pendaftaran UGM Periode Januari 2016 Tutup 5 September 2015
Hi guys....balik lagi bareng dengan saya Avis. Bagi yang ingin mendaftarkan diri di PPDS UGM Periode Januari 2016, check it dot yak tanggal 5 September 2015 adalah batas terakhir pengiriman berkas yang DICAP POS. Kali ini berkas sudah tidak lagi boleh diantarkan langsung ke KPTU yak melainkan wajib melalui cap pos saja.
Tuesday, August 25, 2015
"Ditawar" di Doli, Bu Risma Hebohkan Paskasarjana UGM

Ada yang berbeda pagi ini di acara penerimaan mahasiswa baru paskasarjana UGM. Tahun ini total 3.094 mahasiswa paska sarjana diterima dan disambut oleh Rektor UGM, Prof.Ir.Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D. Jumlah ribuan ini tersebar merata di 86 prodi S2, 27 prodi PPDS alias dokter spesialis, dan 44 S3.
Suasana makin meriah ketika tepat jam 9 pagi muncul sosok ibu walikota Surabaya yang akan memberikan kuliah tamu. Bernama lengkap Tri Rismaharini, sosok ini lebih kerap dikenal sebagai Bu Risma. Sepak terjangnya pasti sudah banyak yang tahu namun rasanya tidak lengkap kalau saya tidak menuliskan langsung kuliah umum yang beliau sampaikan. Lahir di Kediri 20 November 1961 dan mengawali karirnya sebagai PNS, Bu Risma mulai merangkak naik menjadi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (2005) dan berubah menjadi Perencanaan Kota Surabaya pada 2008.
Melihat latar belakangnya, maka tidak heran jika Bu Risma ini identik banget dengan yang namanya kebersihan.
Tapi di awal kuliah, Bu Risma malah memaparkan dahulu terkait Doli. Dari total lima tempat prostisusi yang ditutup, ternyata memang bagian Doli inilah yang menjadikannya berita heboh bulan-bulanan baik secara positif maupun negatif.
"Saya itu keluar masuk Doli sudah lama. Bahkan ketika disana ada yang tanya kenapa baru kali ini ada walikota yang turun langsung ke Doli, saya cuma bilang karena saya perempuan. Lah kan baru ini walikotanya perempuan"
Penasaran bagaimana reaksi para pelanggan ketika Bu Risma masuk Doli?
Friday, August 14, 2015
Tips Persiapan Ujian PPDS Anak di UGM (Part 2-end)
Silakan baca tips di part pertama sebelum menuju part ini. Nah memasuki bagian inti. Untuk apa belajar keras jika nantinya tidak ikut semua rangkaian ujian ini. Eit jangan salah, ada loh kisah-kisah yang di tengah ujian mundur karena misal anaknya sakit atau kendala lainnya. Jadi saya percaya doa itu elemen penting termasuk berdoa supaya dapat menuntaskan rangkaian ujian dengan baik.
Ujian di UGM enaknya itu dalam seminggu habis alias kelar. Tidak ada susulan setelahnya dan tidak pakai sistem gugur tahap demi tahap. Gak enaknya, seminggu itu akan terasa sangat berat. Bagi yang mau ambil anak, dilarang melirik atau membandingkan sistem ujian dengan bagian lain. Maklum dengan jujur saya akui ujian anak di UGM ini berat kawan.
Ujian di UGM enaknya itu dalam seminggu habis alias kelar. Tidak ada susulan setelahnya dan tidak pakai sistem gugur tahap demi tahap. Gak enaknya, seminggu itu akan terasa sangat berat. Bagi yang mau ambil anak, dilarang melirik atau membandingkan sistem ujian dengan bagian lain. Maklum dengan jujur saya akui ujian anak di UGM ini berat kawan.
Subscribe to:
Posts (Atom)




